Setelah malam pertama itu, aku jadi sering mampir ke rumah Bu Rina. Tapi semakin lama, semakin aku tahu betapa dalamnya dunia gelap yang dia jalani.
Suatu malam, sekitar pukul 1 dini hari, aku lagi nggak bisa tidur. Aku kirim WA ke Bu Rina:3397Please respect copyright.PENANAcO7BPm3x63
“Masih bangun? Bisa mampir?”Balasannya cepat: 3397Please respect copyright.PENANAwhvVMe7JQ5
“Datang aja. Tapi malam ini aku lagi ada tamu spesial. Kalau mau nonton sekaligus ikut, boleh. Pintu belakang aja, pelan-pelan.”
Hati aku berdegup kencang. Aku masuk lewat pintu belakang yang sudah tidak dikunci. Suara desahan dan teriakan sudah terdengar dari ruang tengah yang lebih besar.
Di sana, Bu Rina sedang dalam posisi yang sangat memalukan sekaligus menggairahkan.
Dia telanjang bulat, tangan dan kakinya diikat ke empat sudut meja besar dengan tali hitam. Tubuhnya dibentangkan lebar, memek dan lubang pantatnya terbuka sempurna di depan dua pria paruh baya yang sudah telanjang. Payudaranya yang besar diikat tali yang sama, membuatnya menonjol dan putingnya mencuat keras.
Salah satu pria sedang memasukkan kontolnya yang sangat besar dan berurat ke dalam memek Bu Rina dengan kasar. Setiap dorongan, meja bergoyang. Bu Rina menjerit, 3397Please respect copyright.PENANAgcAtse29ht
“Aduhhh… kontolnya gede banget… sobek memekku…!”
Pria kedua berdiri di samping, memukul-mukul payudara Bu Rina dengan tangan terbuka.3397Please respect copyright.PENANAqGzVb9T1Ty
“Plak! Plak! Plak!” Suara tamparan keras terdengar. Payudara besar itu bergoyang liar, memerah karena tamparan berulang.
“Bilang kamu pelacur murahan!” bentak pria yang sedang menggenjot memeknya.
“Aku… ahh… pelacur murahan… janda pelacur… memekku disewain siapa saja…!” jerit Bu Rina sambil air matanya menetes karena campuran sakit dan kenikmatan.
Pria itu menarik kontolnya keluar, lalu langsung menusukkannya ke lubang pantat Bu Rina tanpa pelumas tambahan. Bu Rina menjerit keras, tubuhnya menggeliat hebat. “Aduh… pantatku… pelan… ahhh… sobek…!”
Tapi pria itu tidak peduli. Dia menggenjot lubang pantat Bu Rina dengan brutal. Sementara itu, pria kedua naik ke meja, berlutut di depan wajah Bu Rina, dan memasukkan kontolnya yang sudah basah ke dalam mulutnya sampai ke tenggorokan. Bu Rina tersedak, air liur dan ingus mengalir deras dari mulut dan hidungnya, tapi dia tetap mengisap sekuat tenaga.
Malam ini adalah sesi spesial. Dua pria ini adalah bos perusahaan konstruksi yang rutin sewa Bu Rina setiap dua minggu sekali. Mereka suka “merusak” janda cantik yang kelihatan sopan di siang hari.
Pria yang menggenjot pantat Bu Rina semakin cepat. “Mau cum di pantat atau di memek, Rin?”
“Di mana saja… isi lubang pelacur ini…!” jawab Bu Rina dengan suara parau karena mulutnya penuh kontol.
Pria pertama menyemburkan sperma panasnya jauh ke dalam lubang pantat Bu Rina. Begitu dia keluar, sperma kental langsung menetes dari lubang pantat yang menganga. Pria kedua lalu pindah ke memek Bu Rina dan menggenjotnya dengan liar sambil terus memukul payudaranya.
Aku nggak tahan lagi. Aku mendekat. Bu Rina melihatku, matanya berkaca-kaca tapi penuh nafsu. Dia mengangguk kecil, memberi izin.
Aku membuka celana, kontolku sudah basah precum. Aku naik ke meja, berdiri di atas wajah Bu Rina, lalu memasukkan kontolku ke mulutnya yang sudah belepotan air liur dan sperma. Bu Rina mengisapku dengan rakus, lidahnya berputar meski tubuhnya sedang digenjot habis-habisan dari bawah.
Beberapa menit kemudian, kedua pria itu hampir climax bersamaan. Mereka menarik kontol mereka dan menyemburkan sperma ke seluruh tubuh Bu Rina — wajah, payudara, perut, memek, dan pantat. Sperma putih kental menutupi kulit sawo matangnya.
Setelah kedua pria itu puas, mereka bayar Bu Rina 2,5 juta cash, lalu pamit. Bu Rina masih terikat di meja, tubuhnya penuh sperma, memek dan pantatnya menganga merah, cairan kental menetes ke lantai.
Aku melepas ikatannya pelan-pelan. Begitu bebas, Bu Rina langsung merangkak ke arahku, tubuhnya lemas tapi masih penuh nafsu.
“Mas Andi… sekarang giliranmu… memek dan pantat janda pelacur ini sudah penuh sperma orang lain… mau bersihin dengan kontolmu sendiri?”
Dia membalik badan, mengangkat pantat tinggi-tinggi di lantai. Memek dan lubang pantatnya terbuka lebar, keduanya penuh sperma kental yang masih menetes. Aku berlutut di belakangnya, memasukkan kontolku ke memeknya yang licin banget karena campuran banyak cairan.
Rasanya luar biasa — panas, basah, dan sangat longgar. Setiap genjotan, sperma orang lain muncrat keluar dan membasahi paha kami berdua.
“Lebih kasar, Mas… pukul pantatku… tarik rambutku… perlakukan aku seperti pelacur murahan!” pintanya sambil mendesah.
Aku tampar pantatnya keras berkali-kali sampai memerah. Lalu aku tarik rambutnya sampai punggungnya melengkung, dan menggenjotnya dengan brutal. Bu Rina menjerit-jerit kenikmatan, 3397Please respect copyright.PENANAFejFth0fIe
“Iya… gitu… hancurkan memek pelacur ini…!”
Aku berganti lubang, memasukkan kontolku yang sudah penuh sperma orang lain ke dalam lubang pantatnya yang masih longgar. Rasanya lebih ketat dan panas. Aku genjot tanpa ampun sampai akhirnya aku menyemburkan sperma ketigaku malam itu jauh ke dalam ususnya.
Bu Rina orgasme hebat, tubuhnya kejang-kejang, memeknya squirting cairan bening bercampur sperma ke lantai.
Kami berbaring di lantai, tubuh kami lengket oleh keringat dan sperma. Bu Rina tersenyum lemah sambil mengusap wajahnya yang belepotan.
“Profesi aku sebenarnya begini, Mas… Siang hari aku janda baik-baik, ibu rumah tangga yang sopan. Malam hari atau saat ada order, aku jadi pelacur. Kadang aku kerja di apartemen mewah untuk orang kaya, kadang di rumah seperti ini. Aku punya grup WhatsApp khusus klien tetap. Mereka suka karena aku janda asli, tubuhku masih enak, dan aku mau melayani hampir semua permintaan — asal dibayar mahal dan aman.”
Dia menatapku dalam-dalam, tangannya meremas kontolku yang masih setengah keras.
“Mau jadi pelanggan VIP-ku? Bebas datang kapan saja, boleh ajak temen, boleh rekam, boleh kasar… asal jaga rahasiaku di depan tetangga lain.”
Aku mengangguk. Sejak saat itu, aku bukan hanya tetangga lagi. Aku jadi bagian dari dunia malam Bu Rina — janda sopan di siang hari, pelacur ekstrim di malam hari.
ns216.73.216.105da2


