/story/230163/dia-mengajariku-cara-berdosa/?load=0
Dia Mengajariku Cara Berdosa | Penana
arrow_back
Dia Mengajariku Cara Berdosa
more_vert share bookmark_border file_download
info_outline
format_color_text
toc
exposure_plus_1
coins
Search stories, writers or societies
Continue ReadingClear All
What Others Are ReadingRefresh
X
Never miss what's happening on Penana!
G
Completed
Dia Mengajariku Cara Berdosa
penaicel
Intro Table of Contents Top sponsors Comments (0)

Di suatu Pesantren, wanita bernama Hana Humaira adalah simbol kesucian tak tersentuh. Putri Kyai, hafizah, mahasiswi tafsir terbaik. Masa depannya, termasuk perjodohannya, telah dirancang sempurna demi menjaga kehormatan keluarga. Namun, di balik kerudung dan ketaatannya, Hana tercekik oleh ekspektasi tak masuk akal sang Abah.

Lalu datang Adrian. Ia tidak merayu, tapi memberikan ruang yang Hana butuhkan: tempat di mana ia boleh menjadi kotor, boleh menjadi cacat. Validasi itu terasa memabukkan, membuat Hana sukarela melangkah ke dalam perangkap manipulasi berkedok cinta.

Dimulai dari pertemuan rahasia hingga kebohongan demi kebohongan, Hana menjerat dirinya sendiri dalam relasi toksik yang menggerus akal sehatnya. Adrian perlahan mengisolasi Hana, menggunakan pemerasan emosional dan ancaman, mengaburkan batas antara paksaan dan pilihan. Ironisnya, semakin dalam Hana jatuh dalam dosa rahasianya, semakin salehah ia terlihat di mata Abah dan jamaah.

Di bawah naungan restu Abah yang menolak melihat kebenaran pahit, Hana melangkah ke pelaminan bersama pria yang menghancurkannya, tersenyum dengan jiwa yang telah sepenuhnya mati rasa. Sajadah yang Ternoda adalah kisah kelam tentang kesucian yang dijadikan senjata dan kehancuran diri yang dirayakan sebagai kebahagiaan.

Show Comments
BOOKMARK
Total Reading Time: 6 hours 44 minutes
toc Table of Contents
bookmark_border Bookmark Start Reading >
×


Reset to default

X
×
×

Install this webapp for easier offline reading: tap and then Add to home screen.