Kontol Menantu yang Bikin Ibu Mertua Gila Nafsu26682Please respect copyright.PENANA3BVmP0xrfG
26682Please respect copyright.PENANAKxKODv7dLR
Malam itu rumah besar di pinggir Surabaya terasa sepi. Pak Bambang, suami Miya, sudah tidur pulas di kamar utama sejak jam 8 malam. Tubuhnya yang sudah 58 tahun itu memang loyo banget—sudah hampir dua tahun tidak bisa ngaceng, apalagi ngentot. Miya, 47 tahun, berbaring di kamar tamu sebelah, memakai daster tipis tanpa bra. Payudaranya yang gede banget (ukuran 36E) menonjol jelas, putingnya sudah tegang karena angin malam. Tubuhnya masih kencang, pinggul lebar, perut rata, pantat montok—jauh lebih seksi daripada Afni, menantunya yang 28 tahun itu.26682Please respect copyright.PENANAUIIN4RF8Lh
Miya sudah lama tidak merasakan kontol yang keras masuk ke memeknya. Malam ini dia gelisah. Tiba-tiba dari kamar sebelah terdengar suara erangan pelan.26682Please respect copyright.PENANA0ujYBODwCY
“Ahh… Ardi… pelan sayang… ahh!”26682Please respect copyright.PENANAapRIu3LnVz
Miya langsung bangun. Pintu kamar Ardi dan Afni tidak tertutup rapat—hanya terbuka sedikit. Cahaya lampu tidur kuning samar-samar keluar. Miya mendekat pelan, jantungnya berdegup kencang. Dia mengintip dari celah pintu.26682Please respect copyright.PENANAmNaCQ0iwNp
Di dalam, Afni sedang naik ke pangkuan Ardi. Mereka berdua telanjang bulat. Afni menggoyang pinggulnya pelan, memeknya yang agak sempit menelan kontol Ardi yang panjang dan tebal. Kontol itu… Miya langsung terpaku. Besar sekali. Kepala kontolnya merah mengkilap, urat-uratnya menonjol, panjangnya pasti lebih dari 18 cm dan tebal seperti botol kecil. Jauh lebih besar dan lebih keras daripada kontol suaminya yang dulu.26682Please respect copyright.PENANAOphh5TrH55
“Ya ampun… kontolnya gede banget…” bisik Miya dalam hati. Memeknya langsung basah. Dia tidak bisa berpaling. Afni naik turun semakin cepat, payudaranya yang hanya ukuran 34C bergoyang-goyang.26682Please respect copyright.PENANAWVjT7tL0C7
“Ardi… ahh… kontolmu enak banget… lebih dalem lagi sayang… aku mau squirt lagi…” erang Afni.26682Please respect copyright.PENANAJ1IuQ6OsdM
Ardi menggenggam pinggul istrinya, mendorong ke atas. 26682Please respect copyright.PENANAcqn7mC1N4j
“Ssshh… pelan sayang, nanti ibu mertua dengar. Memekmu basah banget malam ini.”Miya tidak tahan. Tangannya menyusup ke bawah daster, langsung meremas memeknya yang sudah banjir. Jarinya menggosok klitoris sambil matanya tidak lepas dari kontol Ardi yang keluar-masuk memek Afni. Setiap kali Afni naik, kontol itu keluar basah penuh cairan memek, lalu masuk lagi dengan bunyi “plok plok plok”.26682Please respect copyright.PENANAfKGrmGWfOb
“Ibu… ibu mau kontol itu… ibu mau ditusuk terus-terusan sama kontol gede itu…” gumam Miya sambil jarinya semakin cepat. Dia bayangkan dirinya yang sedang digoyang-goyang di atas kontol Ardi, payudaranya yang gede digigit-gigit.26682Please respect copyright.PENANAFNiORsYawB
Afni mulai menjerit pelan. 26682Please respect copyright.PENANAJwJG01Ruje
“Ardi… aku mau keluar… ahh… aku squirting!!”26682Please respect copyright.PENANArs6KycIAB1
Afni mengangkat pinggulnya tinggi-tinggi, memeknya menyembur cairan bening yang menyemprot kontol Ardi dan perutnya. Ardi mendorong lebih dalam, 26682Please respect copyright.PENANAGt2VCN6XTv
“Ya… squirt lagi sayang… memekmu muncrat enak banget.”26682Please respect copyright.PENANAFNmpGv3nlF
Miya melihat semua itu. Tubuhnya gemetar. Dia menggigit bibir supaya tidak berteriak. Jarinya masuk dua ke dalam memeknya, mengocok secepat mungkin. 26682Please respect copyright.PENANAmO0QgTNKAi
“Kontol… kontol Ardi… ibu mau… ibu mau dikentot sama kontol gede itu… terus… terus…” desahnya pelan.26682Please respect copyright.PENANAx5PgGxpTl7
Dia orgasme keras. Cairan memeknya menetes ke lantai. Lututnya lemas, tapi matanya masih menatap kontol Ardi yang masih keras dan basah. Afni ambruk di dada Ardi, kontolnya masih tertanam dalam.26682Please respect copyright.PENANAMZxMrX6oBz
Miya mundur pelan ke kamarnya. Malam itu dia tidak bisa tidur. Setiap kali memejamkan mata, yang terbayang hanya kontol Ardi yang besar itu menumbuk memeknya tanpa henti.
Pagi harinya, Miya sudah tidak bisa menahan. Dia pakai baju rumah yang sengaja dipilih seksi: tank top ketat tanpa bra, payudaranya bergoyang-goyang setiap langkah, dan rok pendek yang hampir memperlihatkan pantatnya. Afni lagi masak di dapur, Ardi duduk di meja makan.26682Please respect copyright.PENANAV7UAIAxdeC
“Pagi, Bu,” sapa Ardi biasa.26682Please respect copyright.PENANAIbd01ti9ii
Miya tersenyum manis, tapi matanya langsung turun ke selangkangan Ardi.26682Please respect copyright.PENANAOdKbnCGlRo
“Pagi, Ardi… tidur nyenyak semalam?”26682Please respect copyright.PENANAk0LdHi2dvF
Ardi mengangguk. “Iya, Bu.”26682Please respect copyright.PENANA9LywkYIkPy
Miya mendekat, sengaja membungkuk di depannya untuk ambil gelas di meja. Payudaranya yang besar hampir menyentuh wajah Ardi. Putingnya keras menonjol di balik kain tipis.26682Please respect copyright.PENANANqBqksQnlZ
26682Please respect copyright.PENANA4QD5irIodH
“Bu… kok bajunya…” Ardi tercekat.26682Please respect copyright.PENANAICCSSefz5V
Miya berbisik pelan supaya Afni tidak dengar, “Kenapa? Ibu cantik nggak? Payudara ibu lebih gede daripada Afni kan?”26682Please respect copyright.PENANATn1DQoanlZ
Ardi langsung merah muka. Kontolnya di dalam celana langsung ngaceng.26682Please respect copyright.PENANAooGIcW1U1q
Sepanjang hari Miya terus menggoda. Kalau Afni lagi mandi, Miya sengaja lewat di depan Ardi sambil mengangkat roknya sedikit, memperlihatkan memeknya yang tidak pakai celana dalam.26682Please respect copyright.PENANAR1vpVPofMp
26682Please respect copyright.PENANALwxLq0hARn
“Ardi… ibu lihat kontolmu semalam… gede banget. Ibu sudah dua tahun nggak dikentot. Suami ibu loyo, nggak bisa ngaceng lagi,” bisik Miya saat mereka berdua di ruang tamu.26682Please respect copyright.PENANAhfw25SCpNL
Ardi terkejut.26682Please respect copyright.PENANAqdP36unOtV
“Bu… ini nggak boleh…”26682Please respect copyright.PENANAGiDPGItfdD
Miya mendekat, tangannya langsung meraba kontol Ardi yang sudah keras di balik celana26682Please respect copyright.PENANALE3KHdsjxg
. “Ibu tahu ini salah… tapi ibu sudah gila bayangin kontolmu nusuk memek ibu terus-terusan. Mau nggak ibu isap dulu?”26682Please respect copyright.PENANACufbXmU6hJ
Ardi tidak sempat jawab. Miya sudah jongkok, membuka resleting celana Ardi dengan cepat. Kontolnya loncat keluar, besar, tebal, berdenyut.26682Please respect copyright.PENANAep4zFDkFyU
“Ya Tuhan… gede banget… lebih besar dari yang ibu lihat semalam,” desah Miya. Dia langsung melahap kepala kontol itu. Mulutnya yang panas dan basah mengisap rakus. Lidahnya menjilat urat-uratnya.26682Please respect copyright.PENANAZgn9nG1UpE
“Bu… ahh… enak banget… Afni lagi mandi… cepat Bu…” erang Ardi sambil memegang kepala mertuanya.26682Please respect copyright.PENANAK06X2vKkSx
Miya mengisap semakin dalam, sampai kontolnya masuk ke tenggorokan. Air liurnya menetes.26682Please respect copyright.PENANAKoOvbU6qbH
“Mmmh… kontol menantu enak… ibu mau minum sperma Ardi…”26682Please respect copyright.PENANA0Ncz8In52K
Tapi tiba-tiba suara Afni dari kamar mandi. Miya cepat berdiri, menyeka mulutnya, dan berbisik, “Malam nanti, kalau ayahmu tidur, datang ke kamar ibu. Ibu mau kamu kentot ibu sampai squirt.”
Malam harinya, jam 11 malam. Pak Bambang sudah mendengkur. Ardi menyelinap ke kamar Miya. Miya sudah telanjang bulat di atas tempat tidur, kakinya terbuka lebar. Memeknya sudah basah mengkilap.26682Please respect copyright.PENANA9J3hvV6yO0
“Ardi… cepat… ibu sudah gila nunggu kontolmu,” desah Miya.26682Please respect copyright.PENANAR7018eXAuu
Ardi naik ke atas, kontolnya langsung menempel di pintu memek Miya. “Bu… ini perselingkuhan… Afni istri saya…”26682Please respect copyright.PENANAzHqNjd3UkP
Miya mengangkat pinggulnya, “Iya… ini tabu… tapi ibu mau. Tusuk ibu sekarang, Ardi. Kentot ibu keras-keras seperti yang kamu lakukan sama Afni semalam.”26682Please respect copyright.PENANAMbNZ5Miilp
Ardi mendorong. Kontolnya masuk perlahan ke memek Miya yang sudah lama kering. 26682Please respect copyright.PENANAUVc2atroLl
“Ahhh… sempit… memek ibu mertua enak banget… lebih enak dari memek Afni…”26682Please respect copyright.PENANAc5jAHoTXwd
“Ya… ya… tusuk lebih dalam… kontolmu besar sekali… ibu sudah lama nggak merasakan ini… ahh… kentot ibu… kentot ibu mertua kamu!!” jerit Miya pelan.26682Please respect copyright.PENANAoS8JEBhXYP
Ardi mulai menggenjot cepat. Bunyi “plok plok plok” memenuhi kamar. Payudara Miya yang besar bergoyang-goyang liar. Ardi meremasnya keras.26682Please respect copyright.PENANAr0SdWs22ZT
“Ibu… payudara ibu gede banget… lebih enak dari Afni… aku mau ngisep puting ibu…”26682Please respect copyright.PENANAVdzRfWmJMK
Miya menarik kepala Ardi ke payudaranya. “Isap… gigit… ibu suka kasar… ahh… kontolmu ngena banget di titik G ibu… ibu mau squirt… Ardi… lebih cepat!!”26682Please respect copyright.PENANARlpSjKwRyt
Ardi menggenjot semakin brutal. Miya memeluk punggungnya, kuku mencakar. 26682Please respect copyright.PENANAKN38kl3ovq
“Ardi… ibu mau… ibu squirting… ahhhhh!!”26682Please respect copyright.PENANA3pOpHgckdC
Memek Miya menyembur deras, cairan squirting menyemprot kontol Ardi dan seprai. Tubuhnya kejang-kejang orgasme.26682Please respect copyright.PENANAVHjVMu2FAk
Ardi belum selesai. Dia balik badan Miya jadi doggy style. “Ibu… pantat ibu montok banget… aku mau kentot dari belakang.”26682Please respect copyright.PENANAS7KnmyJeCh
“Ya… kentot ibu dari belakang… ibu suka ngentot … besok kita coba di mobil atau di toilet mall… tapi sekarang kentot ibu sampai ibu squirt lagi!!”26682Please respect copyright.PENANA1lAzD3Cy7M
Ardi menumbuk dari belakang, tangannya menjambak rambut Miya.26682Please respect copyright.PENANASYU72yoqc7
“Memek ibu mertua enak banget… aku mau ngentot ibu setiap hari… Afni nggak boleh tahu…”26682Please respect copyright.PENANAsddJECgGr0
“Iya… ini rahasia kita… ibu jadi pelacur pribadi kamu… kontolmu milik ibu sekarang… tusuk terus… ibu mau orgasme lagi… ahh… Ardi… ibu cinta kontolmu!!”26682Please respect copyright.PENANASboGIQjp5E
Mereka ngentot hampir satu jam. Miya squirting dua kali lagi. Akhirnya Ardi mengeluarkan di dalam memek Miya—creampie panas dan banyak.26682Please respect copyright.PENANARbYlFGYdNC
“Ardi… sperma kamu panas… penuhi memek ibu mertua…”26682Please respect copyright.PENANAUJMmz6z585
Mereka berbaring kelelahan. Miya mencium kontol Ardi yang masih basah.26682Please respect copyright.PENANAiCL78jRi6Z
“Besok… ibu mau oral di tempat public. Ibu mau isap kontolmu di parkiran supermarket sambil Afni belanja. Kamu mau?”26682Please respect copyright.PENANADI3UoliVTr
Ardi tersenyum nakal. 26682Please respect copyright.PENANAyR6WQpHbEz
“Mau banget, Bu…”
ns216.73.217.80da2


