Beberapa Hari Kemudian
Sudah lima hari sejak Om Andi pulang. Rumah kembali “normal” di permukaan. Om Andi tidur di kamar utama bersama Tante Rina setiap malam. Tapi di balik itu semua, 3067Please respect copyright.PENANAAfLwvfBcuu
Tante Rina sudah benar-benar rusak.3067Please respect copyright.PENANAqHkFTuTUeB
Setiap malam dia pura-pura tidur setelah Om Andi mendengkur, lalu diam-diam chat aku:3067Please respect copyright.PENANAyyKvJZ2E0W
“Memek Tante masih penuh sisa sperma kamu dari siang tadi… Tante basah lagi…”
Siang Hari
Kami janjian di parkiran basement mall yang sepi. Tante Rina datang dengan mobilnya sendiri, memakai dress selutut yang longgar. 3067Please respect copyright.PENANA4udYxDBJVn
Begitu masuk ke mobilku di kursi belakang, dia langsung menarik roknya ke atas. Tidak pakai celana dalam.
“Rio… cepat… Tante cuma punya 30 menit sebelum Om Andi curiga,” katanya sambil napasnya sudah tersengal. Matanya berkaca-kaca campur nafsu dan rasa bersalah. “Tante sudah gila… tiap hari ketemu suami tapi memek Tante cuma pengen kontol kamu…”3067Please respect copyright.PENANAyZNF4bzctu
Dia naik ke pangkuanku langsung, menghadap aku (cowgirl). Memeknya sudah banjir, langsung menelan kontolku sampai pangkal dalam satu gerakan.
“AAHH…!! Besar… kontol keponakan Tante selalu bikin memek jalang Tante penuh… Om Andi semalam ngentot Tante cuma 5 menit… Tante pura-pura orgasme… padahal Tante cuma mikirin kamu…!!”3067Please respect copyright.PENANAC0U5TzoU7t
Tante Rina menggoyang pinggulnya liar di kursi sempit mobil. Payudaranya bergoyang di dalam dress. Aku meremasnya kuat sambil menampar bokongnya.
“Fuck… fuck memek Tante di parkiran mall… kalau ada orang lewat dan lihat istri Om Andi lagi naik turun kontol keponakan… Tante malu… tapi Tante suka… Tante suka jadi pelacur umum…!! Lebih cepat Rio… Tante mau cum di mobil kamu…!!”3067Please respect copyright.PENANAPm6ppbWdWf
Dia orgasme pertama dengan gigitan di bahuku supaya tidak jerit keras. Memeknya menyemprot kecil ke jok mobil.
“Ganti posisi… Tante mau doggy di belakang…”3067Please respect copyright.PENANA0AchVealTA
Dia berlutut di kursi belakang, bokongnya terangkat tinggi. Aku menusuk dari belakang dengan cepat. Suara plok-plok-plok kecil tapi basah terdengar jelas.
“Tante… Om Andi nunggu di rumah…” kataku sambil menggoyang.
“Biarkan dia nunggu…!!” jeritnya pelan. “Tante lagi dientot keponakan… kontol yang lebih enak dari suaminya… Isi Tante… cum di dalam… Tante mau pulang ke Om Andi dengan memek penuh sperma kamu lagi…!!”3067Please respect copyright.PENANANULZvYl07l
Aku menyemburkan banyak sekali di dalamnya. Tante Rina gemetar hebat, air mata jatuh ke jok mobil.
“Terima… penuh… Tante bawa pulang… Tante akan duduk di meja makan sama Om Andi sambil sperma kamu netes pelan dari memek Tante… Tante ini jalang paling kotor…”3067Please respect copyright.PENANAO8f2loYfMo
Dia cepat-cepat rapi, menciumku dalam-dalam sebelum turun. “Malam nanti… Tante cari cara lagi.”
Malam Hari
Om Andi sudah tidur lelap di kamar utama setelah minum obat tidur karena capek kerja. Lampu dapur hanya menyala lampu kecil di atas kompor.3067Please respect copyright.PENANAlLxdv2BnOV
Tante Rina mengirim chat: “Turun ke dapur sekarang. Om Andi tidur.”3067Please respect copyright.PENANAjHQ5VCDCBk
Begitu aku masuk, Tante Rina sudah telanjang bulat di depan meja dapur. Dia langsung berlutut, menurunkan celanaku, dan menyedot kontolku dengan rakus.
“Gluk… gluk… gluk… Tante kangen banget… semalam Om Andi cuma pegang memek Tante sebentar… Tante pura-pura capek… padahal Tante pengen kontol kamu yang bikin Tante gila ini…”3067Please respect copyright.PENANAWvtacaoLXo
Dia berdiri, membungkuk di meja dapur, bokongnya terangkat tinggi.
“Entot Tante di sini… cepat… tapi pelan… jangan sampai Om Andi bangun…”3067Please respect copyright.PENANAX3hhlJ7WaU
Aku memasuki memeknya dari belakang. Masih penuh sisa sperma siang tadi di mobil.
“Uuuuhhh… masih licin… masih penuh sperma kamu… Om Andi tidur di atas… dan istrinya lagi dientot keponakan di dapur… Tante mesum banget ya Rio… Tante sudah nggak punya malu lagi…”3067Please respect copyright.PENANAP9cUGAGqXT
Aku menggoyang semakin cepat. Tante Rina mencengkeram pinggir meja, suaranya ditekan.
“Lebih dalam… hancurkan memek jalang Tante… Tante mau kamu bikin Tante squirt di lantai dapur… besok pagi Tante akan masak sarapan untuk Om Andi di meja yang sama ini… sambil memek Tante masih berdenyut ingat kontol kamu… AAHH…!!”3067Please respect copyright.PENANAtvRaH2Vp7G
Tiba-tiba terdengar suara langkah pelan dari tangga.3067Please respect copyright.PENANA1dLkzHbuJt
Tante Rina langsung panik, tapi malah mengencangkan memeknya.
“Jangan keluar… terus pelan…!!”3067Please respect copyright.PENANAGVKqD01iNW
Kami diam, kontolku masih tertanam dalam-dalam di memeknya. Langkah itu berhenti di tengah tangga, lalu kembali naik (ternyata hanya ke kamar mandi).3067Please respect copyright.PENANAVBB4aPC30Y
Begitu suara hilang, Tante Rina langsung menggila.
“Dia hampir ketahuan… hampir lihat istrinya lagi dientot…!! Fuck Tante lebih keras… Tante mau cum karena risiko ini… Tante suka hampir ketahuan… 3067Please respect copyright.PENANACrL7BmZemP
Tante suka jadi istri selingkuh yang hampir ketangkap… RIO… ISI TANTE… SEMBUR RAHIM TANTE SEKARANG…!!”3067Please respect copyright.PENANAnKgoDrVVN3
Aku menyemburkan sperma lagi yang tebal dan panas ke dalamnya. Tante Rina orgasme sambil menangis pelan, tubuhnya kejang hebat di meja dapur.3067Please respect copyright.PENANAh2r02E3gOu
Setelah selesai, dia berbalik, memelukku erat, air mata mengalir.
“Rio… Tante sudah nggak bisa berhenti… meski Om Andi di rumah… Tante akan tetap cari celah… di garasi… di kamar mandi… bahkan di kamar utama kalau Om Andi lagi tidur… Tante milik kamu… selamanya… meski harus sembunyi seumur hidup.”3067Please respect copyright.PENANA41v2QwTZNL
Dia menciumku dalam-dalam sekali lagi, lalu naik ke atas dengan memek penuh spermaku, siap tidur di sebelah suaminya.


