Malam itu Om Andi tidur sangat nyenyak di sebelah kanan tempat tidur karena capek kerja. Lampu kamar sudah dimatikan, hanya ada cahaya samar dari lampu tidur kecil.3456Please respect copyright.PENANAMfjVOhXRRZ
3456Please respect copyright.PENANAQnHI2uB32E
Tante Rina berbaring telanjang di sebelah kirinya. Tangan kanannya meraih kontolku yang sudah keras di balik selimut. Dia mendekatkan mulutnya ke telingaku dan berbisik dengan suara serak penuh nafsu:3456Please respect copyright.PENANA6BvGhWPSQV
3456Please respect copyright.PENANAVAGLfdlo84
“Rio… Tante mau dientot sekarang… di sini… di sebelah Om Andi yang lagi tidur… Tante mau kamu isi memek Tante penuh sperma kamu sambil suami Tante mendengkur di sebelah kami.”3456Please respect copyright.PENANACaLTIJuLVi
Dia membalik badan menghadapku, mengangkat satu kakinya pelan ke pinggangku. Memeknya sudah banjir. Aku masukkan kontolku perlahan sampai pangkal. Tante Rina menggigit bibir bawahnya kuat, matanya berkaca-kaca.3456Please respect copyright.PENANA4KbH4gRVRl
3456Please respect copyright.PENANAIo5jrScjVv
“Masuk… kontol keponakan Tante masuk lagi di tempat tidur suami… pelan… tapi dalam… Tante mau kamu dorong sampe rahim Tante… Tante mau dimuncratin yang banyak… Tante mau tidur sama Om Andi dengan rahim penuh sperma kamu…”3456Please respect copyright.PENANATDTA6dOGZB
3456Please respect copyright.PENANAOBX4bwh9aw
Aku mulai menggoyang pelan tapi ritmis. Setiap dorongan membuat tempat tidur berderit kecil. Tante Rina menatap wajah Om Andi yang tidur tepat di depannya.3456Please respect copyright.PENANAPIKZ2WnoHd
“Lebih cepat… Tante mau cum… Tante mau kamu semprot di dalam sambil Om Andi di sebelah… Tante jalang… Tante pelacur keponakan yang paling kotor… Isi Tante… buat Tante hamil anak kamu… Om Andi boleh bangun besok dan lihat Tante basah… tapi Tante nggak peduli lagi…”3456Please respect copyright.PENANA2JuRW3eVH2
Tante Rina orgasme pertama dengan tubuh gemetar hebat, memeknya menyempit kuat. Dia menekan wajah ke bantal supaya tidak jerit. Aku terus dorong sampai akhirnya menyemburkan sperma tebal dan banyak ke dalam rahimnya. Jet demi jet panas memenuhi memek Tante Rina sampai meluber keluar dan membasahi sprei di antara kami.3456Please respect copyright.PENANAVDNETuzNL9
Tante Rina berbisik sambil napas tersengal, 3456Please respect copyright.PENANAVbp5SvccGb
“Terima… penuh… Tante bawa sperma kamu tidur sama suami malam ini…”
Dua hari kemudian, 3456Please respect copyright.PENANAx4Ax9mKbbw
siang hari. Om Andi ke kantor. Mbak Siti (pembantu berusia 29 tahun, tubuh agak montok, kulit sawo matang) sedang membersihkan dapur.3456Please respect copyright.PENANACHqNDReugW
Tante Rina memanggilku diam-diam ke kamar utama. Dia sudah telanjang, matanya penuh kegilaan.3456Please respect copyright.PENANAHFmc6Al0Q2
“Rio… Tante mau lebih ekstrem hari ini. Mbak Siti lagi di bawah… Tante mau kamu entot Tante di sini, pintu kamar terbuka… dan Tante mau Mbak Siti ikut.”3456Please respect copyright.PENANAJryLMuLuLt
Sebelum aku protes, Tante Rina sudah turun ke bawah. Lima menit kemudian dia naik lagi sambil menarik tangan Mbak Siti yang wajahnya merah padam dan bingung.3456Please respect copyright.PENANA7TGFQrPiqO
“Nyonya… ini… ini nggak boleh…” gumam Mbak Siti pelan.3456Please respect copyright.PENANAVdER3ftsGw
Tante Rina tersenyum mesum, “Siti… kamu sudah kerja di sini 2 tahun. Tante tahu kamu sering denger Tante sama Om Andi… tapi sekarang Tante mau kamu lihat yang sebenarnya. Rio adalah kekasih Tante. Kamu diam saja, atau ikut… Tante kasih bonus besar.”3456Please respect copyright.PENANAsfL60SLj9z
Tante Rina mendorong Mbak Siti duduk di kursi di sudut kamar, lalu naik ke tempat tidur dan langsung doggy menghadap Mbak Siti.3456Please respect copyright.PENANA0p7UNpqp2i
“Rio… entot Tante sekarang… biar Mbak Siti lihat memek Tante diisi kontol keponakan.”3456Please respect copyright.PENANAr9WzRqdFVW
Aku berdiri di belakang Tante Rina dan menusuk memeknya dengan keras. Plok-plok-plok keras langsung terdengar.3456Please respect copyright.PENANAN2WWxYJSGU
Tante Rina menatap Mbak Siti sambil mendesah kencang, “Lihat Siti… lihat memek Tante… ini kontol keponakan Tante… lebih besar dari Om Andi… Tante sudah jadi pelacur dia… aaahh… dorong lebih dalam Rio… biar Siti lihat Tante cum…”Mbak Siti duduk tegang, tapi matanya tidak bisa lepas dari adegan di depannya. Tangannya pelan-pelan merayap ke bawah roknya sendiri.3456Please respect copyright.PENANAVRDpq93txn
Tante Rina semakin mesum, 3456Please respect copyright.PENANA5yMFvW4TbW
“Siti… buka rokmu… aku mau lihat kamu basah… ikut main… atau minimal masturbasi sambil lihat aku dientot…”3456Please respect copyright.PENANAoiIkjrCfN2
Mbak Siti akhirnya menyerah. Dia angkat roknya, tangannya masuk ke celana dalamnya sambil menatap kontolku yang keluar-masuk memek Tante Rina.3456Please respect copyright.PENANA9GUIrY6gOF
Tante Rina menjerit pelan, “Bagus Siti… lihat… Tante mau creampie lagi… Rio… semprot di dalam… isi rahim Tante di depan Mbak Siti… Tante mau kamu lihat sperma keponakan netes dari memek Tante… AAHHH…!!”3456Please respect copyright.PENANANjRAKGXFU9
Aku menyemburkan sperma banyak sekali ke dalam Tante Rina. Dia orgasme hebat, memeknya menyemprot ke sprei. Beberapa tetes sperma meluber dan menetes ke lantai.3456Please respect copyright.PENANAojBsx4xkXV
Tante Rina masih gemetar, menoleh ke Mbak Siti yang juga sedang orgasme sendiri dengan jari.3456Please respect copyright.PENANAziYT8fcSk8
“Besok… kamu boleh ikut lagi Siti… Aku mau kamu jilat memek ku yang penuh sperma Rio… Kamu mau kan?”3456Please respect copyright.PENANAZLhreI97BH
Mbak Siti hanya mengangguk pelan, wajahnya merah dan nafsu.3456Please respect copyright.PENANAXlSu8dlDRg
Tante Rina tersenyum puas ke arahku, “Lihat… sekarang Tante sudah punya partner… Tante semakin berani… besok Tante mau coba di ruang keluarga saat Om Andi tidur siang… dan Mbak Siti boleh ikut nonton atau ikut main.”


