Anna duduk di kursi penumpang, ia menatap David yang sedang sibuk mengemudikan mobil.
Siang ini, mereka sudah check out hotel dan David membawa nya pulang ke apartment yang David miliki.
Apartment David cukup besar, ada dua kamar, satu kamar mandi, ruang tamu dan dapur. Meskipun tak banyak ruangan, tapi setiap ruangan sangat luas.
25Please respect copyright.PENANApYZ3EKdNyF
"Aku fikir apartment bang David satu lokasi sama Kevin."
25Please respect copyright.PENANAdyoMv6UOxe
"Nggak. Waktu itu saya cuma nganter barang, itu pun ke teman saya, bukan mengunjungi Kevin."
25Please respect copyright.PENANAaxNdclXiOf
Anna mengangguk mengerti.
David membantu Anna merapikan barang-barang bawaannya.
25Please respect copyright.PENANA7lr8hWBp0R
"Kamu kerja dari rumah?"
25Please respect copyright.PENANAZtmRkh8OPJ
Anna mengiyakan. Pekerjaan Anna adalah penerjemah dan copy writer yang pekerjaan nya berbasis di rumah. Ia bekerja pada salah satu flatform luar negeri yang cukup bergengsi. Penghasilan nya pun tidak bisa diremehkan.
25Please respect copyright.PENANAqQ6v0PVCDM
"Abang kerja apa?"
25Please respect copyright.PENANAkF7RrCWjpL
Selama ini Anna tidak pernah tahu apa pekerjaan David, setiap Anna bertanya pada Kevin, Kevin akan menjawab kakak nya itu mafia ganas. Melihat David yang hanya diam, Anna diam diam takut pada suami nya itu. Anna mulai berfikir perkataan Kevin bukan gurauan.
David memperhatikan Anna mundur beberapa langkah dari nya. Ia menertawakan eskpresi Anna yang ketakutan, lucu sekali.
Anna melihat David tersenyum lebar, Anna tak lagi takut, ia justru senang melihat David bisa tersenyum di dekat nya. Senyum itu menampilkan deretan gigi putih David, lesung pipi nya yang manis, membuat wajah tampan itu menjadi hidup.
25Please respect copyright.PENANAV3bJgKV692
"Bang, abang harus lebih sering senyum dan ketawa kaya gitu ya."
25Please respect copyright.PENANAihvxjYwezd
Ucapan Anna menyentil hati nya. Ia terbawa suasana, entah kenapa Anna membuat hati nya lebih ringan, seolah tidak punya beban.
David mengelus pelan rambut Anna.
25Please respect copyright.PENANAiwLOauUdkN
"Apa kamu ngira saya ini mafia?"
"Emang bukan?"
25Please respect copyright.PENANAWa4BVFIeIE
David kembali tertawa, membuat Anna heran. Sebenarnya tebakan nya itu benar atau salah, sih?
25Please respect copyright.PENANAfGcLkXwWW8
"Saya berinvestasi ke banyak perusahaan, uang saya yang bekerja. Sesekali saya ikut mengelola perusahaan yang saya dan teman saya bangun. Sisa nya, saya preman pasar."
25Please respect copyright.PENANAJRekjqBljL
"Hah?"
--
25Please respect copyright.PENANABhhMdDXSoo
David mengajak Anna berbelanja bahan makanan dan produk produk kebersihan ke supermarket. David sempat bertanya apakah Anna suka memasak, ketika Anna menjawab iya, David memutuskan untuk memenuhi isi kulkas dan lemari dapur nya. Karena selama ini, ia tidak pernah memasak.
25Please respect copyright.PENANA7iyaSlXeJv
"Abang suka apa?"
"Saya tidak akan pilih pilih makanan."
"Apa ada alergi?"
25Please respect copyright.PENANAjPYzdCnsWb
David menggeleng. Anna pun memasukan banyak bahan masakan ke troli belanjaannya tanpa banyak berfikir, kebanyakan adalah bahan bahan yang bisa awet di dalam kulkas, sedangkan untuk yang mudah rusak atau basi, Anna hanya mengambil seperlu nya.
Tak lupa, Anna juga mengambil banyak makanan ringan dan ice cream. Ketika David bertanya, Anna hanya meresponnya dengan senyuman lebar.
David terkekeh, lalu memberi Anna kartu hitam nya.
25Please respect copyright.PENANAx9Ts3yJnQc
"Wiiih keren."
"Itu buat kamu. Bukan cuma buat kebutuhan rumah, tapi kebutuhan kamu juga. Jangan takut kurang. Tiap bulan saya isi banyak."
25Please respect copyright.PENANAFrPS8WaY4z
Anna membuat gerakan hormat. "Siap bos!"
Kedua insan itu sudah selesai berbelanja dan langsung kembali ke apartment, mengingat ada banyak ice cream milik Anna yang khawatir akan segera mencair.
25Please respect copyright.PENANA1rfuI6svs8
Setelah selesai membantu Anna membereskan belanjaan, David pamit untuk menerima telepon yang masuk ke ponsel nya. Anna duduk dan menyalakan televisi.
25Please respect copyright.PENANAI7VeBwcS5E
"Anna, apa gak apa-apa kalau saya tinggal? Saya ada perlu sebentar."
"Gak apa-apa. Nanti makan malam sama apa? Biar saya masakin."
"Kamu gak perlu masak banyak-banyak, saya mungkin makan malam di luar."
"Oke."
25Please respect copyright.PENANAW1JnWZQqqy
David pun pergi meninggalkan Anna di apartment nya. Anna mulai memikirkan menu makan malam untuknya nanti.
25Please respect copyright.PENANAVnPRxgd6n2
"Makan apa ya?"
....
Anna terbangun dari tidur nya, jam menunjukan pukul 02.00 dini hari. David tidak terlihat di sisi tempat tidur nya.
25Please respect copyright.PENANAh9MZJQzM2E
Anna memutuskan untuk ke luar kamar, tidak ada tanda tanda kehadiran David di ruang tv, begitu pun di kamar sebelah, kamar itu kosong dan gelap.
25Please respect copyright.PENANAJU05sfyQ2V
"Dia belum pulang?"
25Please respect copyright.PENANAf6rOTPR7zl
Anna membuka ponsel nya, tidak ada pesan atau panggilan dari David, ketika hendak mencoba menelepon nya, Anna mengurungkan niat itu. Anna takut dianggap terlalu protektif atau kepo.
Anna mengambil air dingin di kulkas dan meminum nya. Setelah buang air kecil, ia memutuskan untuk kembali tidur.
Saat bangun di pagi hari, Anna tetap tidak melihat David.
25Please respect copyright.PENANAN007IphPXM
"Beneran gak pulang, ya?"
25Please respect copyright.PENANAlpgUo5Zrh5
Anna mengganti pakaian nya dengan setelan olahraga, dan memutuskan untuk mengunjungi sarana gym yang disediakan apartment.
Anna memilih untuk berjalan di treadmill setelah pemanasan. Anna menggunakan earpiece nya untuk mendengarkan musik. Tidak banyak pengunjung gym pagi ini. Hanya ada beberapa orang saja.
Tak lama, seorang pria datang menggunakan treadmill di sebelah nya. Pria itu menundukan kepala nya dan tersenyum menyapa Anna, Anna mengangguk dan membalas senyuman nya.
Tidak ada percakapan antara kedua nya.
Setelah satu jam, Anna memutuskan untuk kembali ke kamar nya. Pria di sebelah nya memandang Anna sebentar lalu kembali fokus pada alat olah raga nya.
25Please respect copyright.PENANAmzJRMAa4kS
Anna melihat David duduk di sofa dengan mata terpejam saat ia kembali. Wajah itu terlihat lelah, sehingga Anna tidak berani membangunkan nya.
Anna mandi untuk membersih kan keringat nya. David mengetuk pintu kamar mandi.
25Please respect copyright.PENANAEkIYMQU9Kg
"Buka sebentar.."
25Please respect copyright.PENANAHSI6WfKK1k
Anna memunculkan kepala nya di pintu kamar mandi.
25Please respect copyright.PENANAwci3q2ShPA
"Sebentar lagi aku selesai, kok."
25Please respect copyright.PENANAH7zwqWswbc
Namun David membuka pintu kamar mandi dan masuk ke dalam nya.
David menatap tubuh Anna tanpa sehelai kain, ia lalu membuka pakaian nya satu per satu. Anna tahu betul maksud pria itu.
Anna melihat David kembali menyalakan shower, ia menarik pelan lengan Anna dan menuntun nya berdiri di bawah shower bersama nya.
David menyabuni punggung mulus Anna, dengan sengaja menyentuh payudara indah Anna dari samping. Anna menyabuni punggung David yang lebar dan keras, terlihat sangat sexy dari belakang.
David menuntun tangan mungil Anna menyentuh kontol nya. Begitu tangan Anna mengocok nya pelan, Anna bisa merasakan kontol David itu menegang dan membesar.
Anna baru kali ini melihat barang itu dengan jelas. Sangat besar dan keras. Anna menelan ludah nya.
David menatap wajah Anna yang memerah. Ia mencium wanita itu. Lalu, menuntun Anna untuk jongkok di depan nya, ia membuka mulut Anna dan menjejalkan kontol nya, sensasi panas dan menggairahkan David rasakan ketika mulut mungil itu menjilati dan mengulum nya. Sesekali mengenai gigi nya, namun tidak membuat David kehilangan gairah nya.
David meminta Anna berdiri dan bersandar ke tembok kamar mandi, ia mengangkat kaki kiri Anna, lalu jongkok di depan memek indah milik Anna. David membenamkan wajah nya disana, menjilati nya hingga Anna tidak mampu menahan desahan nya. Sesekali jari David ikut bekerja. Sensasi hangat dan lembut yang menyapu memek nya membuat Anna mencapai puncak nya.
25Please respect copyright.PENANADyKV4LbvQy
Anna tersipu, David mengetahui itu. Kini David berdiri di depan Anna, menatap dan menciumi Anna saat menyatukan kontol nya dengan memek Anna.
Anna melenguh pelan ketika David berhasil melakukan penyatuan, dalam posisi berdiri, Anna merasa kontol David terlalu dalam di tubuh nya. Membuat nya merasakan sensasi menggairahkan yang berbeda. Anna memeluk erat tubuh David, membiarkan lengan kekar David bergerilya di punggung dan dada Anna.25Please respect copyright.PENANAYblTECYVdv


