Anna sedang dalam perjalanan menuju butik tempat nya membuat gaun pengantin. Hari ini adalah jadwal nya fitting gaun gaun untuk pernikahan nya.
Anna mencoba menelepon Kevin, tunangannya itu belum juga mengangkat telepon meskipun Anna sudah meneleponnya berkali-kali. Anna akhirnya memutar balik mobilnya dan menuju apartment Kevin.
Saat memarkirkan mobil nya di basement, ia melihat mobil tunangannya terparkir.
Anna pun memasuki lift dan menekan tombol 6, lantai dimana apartment Kevin berada.
Tanpa basa basi Anna menekan pin pintu apartment Kevin. Saat membuka nya, ia melihat pakaian pakaian yang berserakan, pakaian Kevin dan pakaian wanita. Jantungnya mulai berdebar, telinga nya mendengar desahan desahan yang bersautan.
"Ahhh.. Terus sayang."
Suara itu berasal dari seseorang yang sangat Anna kenal.
"Memek kamu enak banget sayang."
Anna bergidik jijik. Anna membuka ponselnya dan mulai merekam.
"Sayang, lebih enak aku atau Anna? Hmmm?"
"Kamu, kamu lebih enak sayang. Anna jual mahal, no sex before marriage katanya. Ahhhh padahal sex seenak ini." Jawab Kevin.
"Aku yakin kalau udah kena kontol kamu, Anna pasti minta terus terusan." Ujar nya.
"Kaya memek kamu kan? Minta dientot terus?"
Anna membuka pintu kamar Kevin, ia terkejut melihat perempuan yang sedang menunggangi Kevin adalah Fanny, sahabatnya!
Anna memperhatikan bagaimana memek Fanny bergoyang di atas kontol Kevin. Pinggul Fanny bergoyang dengan heboh menikmati kontol Kevin di dalam nya. Melihat Anna, kedua pasangan yang sedang bersilaturahmi kelamin itu pun terkejut.
"Anna?" ucap Kevin.
Anehnya, Fanny terus bergoyang di atas Kevin dan mendesah. Ia menikmati genjotan kontol Kevin ketika Anna melihat nya. Ia bahkan menuntun jemari Kevin untuk mengocok klit nya sendiri.
"Selesaikan. Aku tunggu di luar."
Anna menutup kembali pintu itu. Kevin berusaha melepaskan Fanny, namun Fanny mencegahnya.
"Ayo selesaikan, sayang. Tanggung. Sedikit lagi aku sampe puncak."
114Please respect copyright.PENANAmATfWG9X4O
"Ahhh.."
Kegiatan mesum itu berakhir 15 menit kemudian, keduanya keluar kamar dengan pakaian lengkap. Anna terlihat santai, meskipun ia ingin sekali mencakar wajah keduanya.
"Anna?" panggil Kevin.
Anna bergeming, ia memandang Fanny yang berjalan santai menuju dapur dan membuka kulkas. Ia mengambil tiga minuman kaleng, lalu melemparkannya pada Anna dan Kevin. Kevin menangkap minuman itu, namun Anna tidak, ia membiarkan kaleng minuman itu terjatuh dan tergeletak di kaki nya.
114Please respect copyright.PENANAK5GgyVRMQv
Fanny menertawakan itu dan duduk di samping Kevin. Anna muak melihat keduanya, bahkan sangat mual mencium bau sisa sisa percintaan mereka.
"To the point aja, aku mau pernikahan kita batal!"
"Gak bisa Anna, ayah kita terlibat disini, perusahaan dipertaruhkan juga. Kamu yakin bisa handle gagalnya kerja sama perusahaan kita?"
Anna bergeming. Dalam hatinya, ia mengutuk Kevin.
"Gimana kalau kita lanjutkan aja, oke? Lusa kan ada pertemuan keluarga, kita tetep bermesraan kaya biasa nya."
Kevin mengelus paha Fanny, Anna melihatnya dan tersenyum sinis. Anna bangkit dari duduknya dan berjalan keluar apartment.
114Please respect copyright.PENANAqfAGp8YoC4
"Kamu gak lupa, kan? Kamu yang butuh kerja sama ini, bukan aku!" ucap Anna sembari menutup pintu dengan kencang.
114Please respect copyright.PENANAi46sN8JICq
Anna menangis di lift, Anna jelas merasa dikhianati, bagaimanapun, Anna sudah bersama Kevin selama 4 tahun, ia mencintai laki-laki brengsek itu. Dan Fanny, sahabatnya sejak SMA. Anna benar-benar tidak menyangka dikhianati orang yang ia percaya.
Saat keluar lift, Anna berpapasan dengan David, kakak Kevin.
"Kamu kenapa?" tanya nya.
Anna diam, ia kaget karena baru kali ini ia mendengar David bertanya padanya. Selama 4 tahun bersama Kevin, Anna hanya beberapa kali bertemu David, dan hampir tidak pernah berinteraksi bahkan saling senyum.
114Please respect copyright.PENANAykn2ISYirn
"Kamu... Sudah tahu?"
Anna menatap David dengan penuh rasa penasaran. Apakah David juga mengetahui soal Kevin dan Fanny?
Anna mengangguk pelan.
"Batalkan saja pernikahan kalian."
114Please respect copyright.PENANAmvOZTNbRd6
David menaiki lift dan berlalu meninggalkan Anna yang masih belum bisa mencerna semua yang terjadi padanya.
Dua hari kemudian, keluarga Anna dan Kevin mengadakan pertemuan. Kedua pihak keluarga belum tahu soal Anna yang akan mengakhiri rencana pernikahan ini. Orang tua Anna, Budi dan Kamila, masih mengobrol hangat dengan orang tua Kevin, Hasan dan Retno.
Anna memperhatikan David yang kali ini turut hadir di acara pertemuan, lalu perhatiannya beralih pada Kevin yang tersenyum manis seolah tidak terjadi apa-apa. Ketika Event Organizer mencoba memberi gambaran tentang bagaimana acara akan dilaksanakan, perwakilannya memutarkan video.
114Please respect copyright.PENANAjBjIkjXqii
"Ahhh.. Terus sayang."
"Sayang, lebih enak aku atau Anna? Hmmm?"
114Please respect copyright.PENANA7UYeDz4xpW
Kini, semua mata membelakak melihat video yang menampilkan adegan panas Kevin dan Fanny.
"Apa apaan ini?"
114Please respect copyright.PENANAIJgC6NpUno
Budi membentak Kevin. Kamila langsung memeluk Anna dan mengusap bahu nya pelan.
"Anak kurang ajar!"
114Please respect copyright.PENANAbjusAlOJa5
Hasan menampar keras pipi putra keduanya itu. Retno berteriak histeris. Keadaan berubah chaos.
Anna menatap David yang sedang menatap ke arah nya. David jelas tahu, Anna lah yang bertanggung jawab atas video itu.
114Please respect copyright.PENANAconekSksvd
"Saya mau pernikahan ini dibatalkan!" ujar Kamila.
"Saya rasa kesepakatan antara perusahaan kita pun sebaiknya tidak perlu dilanjutkan!" tambah Budi.
114Please respect copyright.PENANALblyVzOryu
Hasan membujuk Budi agar tetap berinvestasi pada perusahaan nya, namun Budi tetap bersikeras menolaknya. Hasan memaki Kevin, Kevin pun mulai mengamuk mencari tahu siapa yang menayangkan video itu. Kevin menatap Anna nyalang.
114Please respect copyright.PENANAUp7fUHKGiY
"Kamu yang rekam video itu, kan?"
114Please respect copyright.PENANA2v3C6kJWEs
Kevin hendak menghampiri Anna, namun David menghentikan nya dan menarik Kevin.
114Please respect copyright.PENANAO0PGTD6j9n
"Anna, apa kamu mau menikah dengan saya?" tanya David.
114Please respect copyright.PENANAoBH5THyDmn
Semua orang di sana terkejut. Kevin memukul keras wajah David.
114Please respect copyright.PENANAy3KjTnZhHp
"Brengsek! Lo gila, bang?"
"Saya cukup waras. Dan lagi, saya tidak sedang dalam posisi berselingkuh."
114Please respect copyright.PENANAeR3E6byrFm
Kevin terdiam.
114Please respect copyright.PENANAYTBQwj8dHw
"Sudah cukup! Hentikan kegilaan ini!" ujar Kamila.
"Bu Kamila, apa tidak tergesa-gesa membatalkan pernikahan yang sudah dirancang jauh-jauh hari?"
114Please respect copyright.PENANAXFyQofoSfa
Pertanyaan yang cukup bodoh, Kamila memalingkan wajahnya kesal.
114Please respect copyright.PENANApWo4qZ661Q
"Pernikahan saya dengan Kevin batal, saya akan menerima lamaran David."
"Anna!" teriak Budi.
"Anna yang bener aja, David bahkan gak suka sama kamu!" ujar Kevin.
"Anna, mama tau kamu shock, tapi lebih baik batal menikah dari pada salah menikahi orang, nak." ujar Kamila.
114Please respect copyright.PENANAqi8C9NUA6v
Anna menatap David, ia tidak bisa menebak isi fikiran laki laki yang berusia 6 tahun di atas nya itu. Namun, entah kenapa, Anna merasakan aura David.
114Please respect copyright.PENANAf8hlNZNwVs
"Pernikahan akan tetap dilakukan, tapi saya menikah dengan David, urusan perusahaan, itu urusan papa."
"Kamu yakin, Anna?" tanya Budi.
114Please respect copyright.PENANAvl9g3O9r5f
Anna mengangguk. Kedua orang tua Anna dan David pun menerima keputusan itu. Namun, Budi tetap membatalkan investasi pada perusahaan Hasan.
Kevin mengamuk dan meninggalkan tempat pertemuan.
Pertemuan di lanjutkan dengan susunan acara yang sudah EO aturkan, dengan nama pengantin pria yang berubah.
114Please respect copyright.PENANAgEtDCfppdR
Setelah pertemuan selesai, Anna menemui David dan menyodorkan ponselnya. David hanya diam menatap Anna.
"Tulis nomer hp."
David menuliskan nomer ponsel nya di ponsel Anna. Anna menyimpan nya.
114Please respect copyright.PENANA3sTdInwQiq
"Setelah ini apa?" tanya Anna.
"Ya menikah."
114Please respect copyright.PENANAY30j6xtQIw
David beranjak pergi meninggalkan Anna, David menyunggikan sebuah senyuman kecil, yang tidak terlihat oleh siapa pun.
Dua minggu kemudian, Pernikahan Anna dan David dilangsungkan di venue yang sama dengan yang harusnya menjadi tempat Anna dan Kevin menikah.
114Please respect copyright.PENANAz0jLFsif6i
Kevin memperhatikan Anna dengan David yang terlihat serasi di pelaminan dengan perasaan kesal, ia bahkan tidak menghiraukan Fanny yang berada di sebelahnya.
114Please respect copyright.PENANAP6gkqSKWTr
Gunjingan gunjingan datang dari kerabat Anna dan Kevin, menyaksikan Kevin yang datang membawa perempuan selingkuhan nya ke pernikahan Anna dan David.
114Please respect copyright.PENANAux84cCtUJm
"Kok mau ya selingkuh sama cewek itu? Padahal mbak Anna cantik banget, pinter, kaya."
"Eh kata nya perempuan itu sababat mbak Anna lho."
"Hah? Gila banget! Mana video wikwik nya tersebar"
"Dih jijik banget."
114Please respect copyright.PENANAUSqOYe5J8T
Fanny mendengar itu semua.
114Please respect copyright.PENANADWZtqMv8Ae
"Vin, kok kamu diem aja sih denger mereka ngegunjing aku begitu?" rutuk Fanny.
"Kan emang bener"
114Please respect copyright.PENANAtE88EkxSBK
Kevin berlalu dari tempatnya, ia jengah melihat Anna dan David, ia memutuskan pergi dari sana. Fanny mengikuti Kevin dan menaiki mobilnya.
"Kamu mau kemana sih?"
"Cari hotel."
114Please respect copyright.PENANAiW5pXmtEgj
Fanny tersenyum dan menyandarkan kepala nya pada pundak Kevin.
114Please respect copyright.PENANAGeqJxW3B5T
Begitu check in di sebuah hotel dan memasuki kamar nya. Kevin mencium Fanny dengan penuh nafsu, ia bahkan membuka paksa gaun yang sedang Fanny kenakan. Namun, Fanny menikmati itu. Desahan desahan terus keluar dari bibir nya.
114Please respect copyright.PENANAJOEpYhRY6M
Kevin meraba memel Fanny dan menggesekan jemari nya disana. Setelah cukup basah, Kevin membuat Fanny menungging dan memasukan kontol besar nya.
Fanny terus mendesah, namun Kevin membayangkan dirinya sedang mengentot memek perawan Anna.
114Please respect copyright.PENANAIsLLSMgPOM
"Ahh sempit."
"Terus sayang."
Kevin terus mengentot Fanny dan ejakulasi di dalam memek Fanny. Namun, Fanny tidak khawatir karena sudah rutin minum pil KB.
Fanny meraba dada Kevin yang merebahkan diri di sampingnya.
114Please respect copyright.PENANArbUaHdUXNU
"Sayang, aku butuh baju baru.."
114Please respect copyright.PENANA8xcPuJq28J
Kevin membuka ponselnya dan mengirimkan sejumlah uang ke rekening Fanny. Fanny menerima nya dengan senyum sumringah.
"Makasih sayaang"114Please respect copyright.PENANAgVmKUCgrvQ


